Selamat Datang, Semoga Anda Puas.. kritik dan saran saya tunggu di:tri_member@yahoo.com

Taruna Gitu Headline

Taruna Gitu

Minggu, 19 April 2009

Problematika

Diantara sebab-sebab tidak munculnya generasi yang tanggap terhadap perubahan zaman tanpa terhanyut didalamnya, adalah tidak sejalannya dakwah dan jihad dengan pendidikan dan penyiapan generasi. Dakwah berjalan tanpa perencanaan pendidikan yang matang sehingga kehilangan visi dan kepekaan menghadapi gejala zaman. Sementara pendidikan berjalan tanpa arah yang jelas dan “ruh” yang kuat, sehingga mudah terpengaruh oleh tepuk tangan dan pujian.

Read More.....

Sikap jumud

Sikap jumud membuat kita sulit menerima nasihat yang disampaikan dengan penuh kasih sayang sekalipun. Dalam keadaan seperti ini, amar ma’ruf nahi munkar bisa terhenti karena yang tua tidak bisa mendengar suara yang muda. Sebaliknya juga, jika yang muda memiliki sikap takzim kepada yang tua, kebaikan insyaAllah masih bertebaran didalamnya.

Read More.....

Pembelajaran

Orang – orang yang merintis jalan adalah mereka yang memiliki kelapangan hati untuk belajar, meski kepada yang lebih muda dan amat hijau. Mereka inilah yang memenuhi dadanya dengan kelapangan dan sekaligus kepedihan tatkala melihat saudaranya berkubang dalam keburukan. Ketegaran jiwanya bertemu dengan kelembutan yang penuh kesantunan. Kematangan ilmunya bertemu dengan kehausanuntuk belajar dan kesediaan untuk mendengar. Mereka ingin sekali mencicipkan kebenaran, bahkan kepada orang yang telah terjerumus dalam kesesatan yang amat jahat.

Read More.....

Kemunduran

Hari ini, ketika tradisi keilmuan berganti dengan tradisi nonton televisi, muhammadiyah kehilangan ulama, sementara ulama NU banyak yang kehilangan integritas. Sebaliknya, orang – orang yang tidak mempuyai kelayakan sebagai ulama, telah menisbahkan diri sebagai ulama. Dan, anak-anak semakin jauh dari agama. Masa – masa emas mereka terlewatkan begitu saja tanpa belajar agama secara teratur.

Read More.....

Orang besar

Apa yang membedakan tokoh-tokoh besar itu dengan kita? Semangatnya. Mereka memiliki keyakinan yang sangat kuat, bahkan disaat orang lain tak sanggup membayangkan beratnya beban. Orang-orang besar itu mungkin bukanyang paling cerdas diantara manusia sezamannya. Tetapi, dialah yang mampu melihat masalah sebagai tantangan ( bukan beban ) dan memandang masa depan sebagai peluang. Bukan ancaman.

Orang- orang besar itu bukan tidak bisa mengenali ancaman. Tetapi, hati merekalah yang bercahaya. Mereka inilah yang sanggup membangkitkan jiwa – jiwa lemah untuk menemukan kembali kekuatan dan makna hidupnya. Mereka inilah yang melihat celah, pada saat orang lain meresa tidak ada peluan sama sekali.

Tetapi, Orang-orang besar tidak dilahirkan. Mereka ditempa, diukir, dan dipersiapkan oleh pendidikan yang baik. Slah satunya adalah orang tua mereka yang senantiasa menyemangati dengan cinta. Menggerakkan jiwa mereka untuk melakukan kerja besar yang bermakna, bukan menyibukan diri dengan kekurangan mereka.

Read More.....

 
Kembali lagi ke atas