dizaman dahulu kala,tepatnya di andalusia spanyol. masyarakat berkumpul disebuah lapangan, yang dihadiri oleh raja, tokoh agama(ulama). hal ini dilakukan karena didaerah tersebut sudah lama tidak turun hujan. tanah menjadi gersang, pertanian pun gagal. ternak mereka pada mati karena kekurangan air.satu demi satu mereka berpidato diatas mimbar. dimulai dari tokoh agama, lalu sang raja. tapi yang terjadi adalah, disesampainya diatas mimbar, yang terjadi adalah,mereka tidak dapat berkata apa-apa, tidak sang raja maupun tokoh agama. hingga datang seorang pemuda, dengan tegap dia berjalan menuju mimbar. dimulai dengan basmalah, pemuda tadi berpidato dengan nada ramah, perkataan yang santun, tentang keadaan dinegerinya itu. yang salah satu isinya adalah menyebutkan bahwa, kejadian yang terjadi pada negaranya itu tidak lain adalah karena murka Allah atas kesalahan pemimpin dinegerinya itu. setelah mendengar pernyataan pemuda tadi, sang raja pun menangis. seiring tetesan air mata sang raja, menetes pula air hujan dari langit.sehingga masyarakat pun kembali gembira. melihat kejadiaan ini, sang raja dan pemimpin yang lain berjanji kepada warganya, klo mereka akan lebih memperdulikan lagi keadaan wargannya.
Kamis, 09 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar